Friday, 8 February 2013

Joks: Mencari Jodoh seperti Main Tebak-tebakan (Guessing Game)

Simple aja kawan, sudah pahamkan bagaimana cara main tebak-tebakan, tapi di sini saya tidak mengajak kalian untuk bermain tebak-tebakan (ex: ABC lima dasar) :D dan yang pasti diingat bahwa dalam permainan tebak-tebakan semacam ini biasanya peserta meminta clue-clue agar mereka bisa menebak bahkan menjawab dengan benar.

Lah, terus apa maksudnya ini, mencari Jodoh seperti main tebak-tebakan?
Sabar kawan, orang bilang "Jodoh itu ditangan Tuhan", so pasti karena memang sebelum kita lahir Allah swt telah menetapkan segala sesuatu tentang kita termasuk jodoh tadi (iman kepada Qodho' dan Qodar), tetapi Allah swt kan juga memberi kesempatan kepada kita untuk berusaha mencarinya (إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ), maaf bukan Khotbah Jum'at lho ini :D
Langsung dah ke "benang merah", gini hubungan mencari jodoh dengan main tebak-tebakan, saya analogikan:

Pemberi tebakan = Pencari Jodoh
Clue-clue            = Kriteria-kriteria

Dapat dipahami kan, kalau kita sebagai Pemberi tebakan memberikan clue-clue atas jawaban tebakan kita, maka peserta akan dengan mudah menebak atau memberi jawaban terhadap tebakan kita, tanpa mereka harus berpikir yang cukup dalam sebagai usaha mereka untuk menjawab. Ibarat kata, mereka bisa dengan mudah menjawab pertanyaan kita meskipun sebenarnya mereka tidak tahu alias blank sebelum kita kasih clue-clue, alhasil siapapun bisa menjawab dengan mudah, dan tentunya kita sebagai Pemberi tebakan akan lebih senang dan bangga kalau yang berhasil menjawab itu adalah orang yang benar-benar tahu, dan memang memiliki kompetensi untuk menjawab.
Nah, soal jodoh..kalau kawan-kawan sebagai Pencari jodoh menginformasikan kriteria-kriteria kepada khalayak umum, maka dengan mudah peserta (orang yang menginginkan anda) akan menjadi orang seperti yang anda inginkan, entah itu dibuat-buat agar mereka diterima oleh anda atau mereka cukup meng eksplor apa yang memang mereka miliki. Bahayanya kan kalau mereka cuma ber-acting "menjadi seperti yang kau pinta..." :D yang setelah mendapatkan anda baru deh..ketahuan aslinya, syukur-syukur kalau anda juga suka dengan karakter etc. dari dirinya yang asli, kalau enggak..gimana coba? padahal dah ada ijab-qobul,,(na'udzubillah min dzalik).
So, kriteria sebagai acuan untuk mencari yang cukup disimpan sebagai "the most secret of your self" dalam kaitan perjodohan lho..:D biar para peserta tetap berlaku seperti apa adanya tanpa ada manipulasi karakter. :D #bahasanya cuy, manipulasi...emang data :D alias "Natural Process to get The Natural One who is The Special One" :D aaamiin, barokallah..
Ya..semoga kita semua diridholi dan dirohmati oleh Allah swt atas segala urusan kita, diberikan yang terbaik dan terbaik untuk kita..yang mengantarkan kita kepada kebaikan dan kebahagiaan di dalam Agama, Dunia, dan Akhirat...aaamiin
Barokallahu liy wa lakum fiyl Qur'anil adhim..wa nafa'ana wa iyyakum bima fiyhi min aayaati wadzikril Hakim..wa taqobbalahhu minna wa mingkum innahu Hua as-Sami'un 'Alim..waqul Robbighfir warham wa Anta koirur Rohimiin :)